Selamat tinggal guru killer
Selamat datang guru baik
Menuju proses belajar mengajar yang berkualitas
Rizki Aminullah
Guru Matematika
SMAIT Miftahul Khoir, Bandung
Hari gini, masih ada guru killer?? Kayaknya dah gak zaman ya…Apa yang kemudian pada siswa terjadi ketika guru killer menyampaikan mata pelajaran? Kemungkinan besar, siswa akan berada dalam kondisi tertekan dan menjadi tidak respek terhadap mata pelajaran tersebut. Biasanya sang guru killer bila memberikan pertanyaan kepada siswa cenderung bernada ancaman, dan siapa diantara kita yang suka diancam?jawabannya tidak ada. Oleh karena itu, wajar jika guru killer sangat tidak disukai oleh siswa.
Jika kita ingin mengetahui apakah kita termasuk guru killer atau guru baik, maka kita bisa menanyakan kepada siswa yang kita ajar atau kita bisa melihat dari sikap siswa ketika kita masuk ke dalam kelas? Apakah siswa merasa terancam ataukah siswa merasa nyaman dengan kedatangan kita sebagai guru.
Sebenarnya apa penyebab timbul guru killer di sekolah? banyak faktor yang menyebabkannya, misal karakter sang guru, guru tidak siap untuk menyampaikan materi pelajaran, sehingga dibuatlah kondisi agar siswa tidak bertanya, dan akhirnya sang guru pun bisa melenggang dengan materi yang disampaikan seadanya walaupun siswa tidak mengerti.
Munculnya guru killer disekolah akan berdampak besar terhadap perkembangan belajar siswa. Dapat dibayangkan siswa yang tidak mengerti tentang pelajaran yang disampaikan sang guru killer, kemudian enggan bertanya karena khawatir malah akan mendapat hukuman dari guru tersebut. Ketika pertanyaan sudah enggan diungkapkan, maka ketidakmengertian pun akan terus bertambah, dan akhirnya siswa berada dalam kondisi yang sulit selama sang guru killer masih mengajar mata pelajaran itu. Hal yang membahayakan lagi adalah siswa akan meniru apa yang gurunya lakukan. Siswa akan menganggap apa yang dilakukan gurunya adalah benar. Akhirnya siswa akan mendapat contoh yang salah dari apa yang dilakukan sang guru killer tadi.
Menciptakan sebuah suasana belajar yang baik, tidak semata-mata bisa dipenuhi dengan bagusnya gedung sekolah, lengkapnya sarana dan prasaran sekolah, metode belajar yang modern, namun ada hal penting yang kita bisa lakukan, yaitu menjadi guru baik.
Guru baik lebih utama dibanding dengan kualitas gedung sekolah, metode belajar yang modern, maupun sarana dan prasarana sekolah. Karena guru adalah komponen penting dalam proses belajar mengajar, maka sebagus apapun gedung sekolah, secanggih apapun metode belajar yang modern, selengkap apapun saran dan prasarana sekolah akan menjadi sia-sia ketika siswa merasa terancam dengan sikap sang guru yang tidak baik (killer). Oleh karena itu, keberadaan guru baik menjadi sangat penting di sekolah.
Nah coba bayangkan, betapa nikmatnya ketika kita datang ke dalam kelas, sambutan dari siswa yang akan kita ajar sangat antusias, tidak tertekan, dan senang dengan pelajaran yang akan kita berikan, walaupun kondisinya kondisi kelas yang kita gunakan untuk belajar kurang baik, metode belajarnya pun masih sederhana, namun kondisi guru dan siswa yang sudah saling terikat hatinya ini, menjadi lebih penting untuk kemajuan belajar siswa.
Menjadi guru baik tidaklah sulit, tidak perlu modal uang, yang perlu hanya berlatih. Aa Gym mengajarkan tentang konsep budaya simpatik (5S), yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Untuk menjadi guru baik, maka hal pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan menerapkan konsep budaya simpatik ini di dalam kelas di saat kita sedang menyampaikan mata pelajaran.
Mulai sekarang, ketika ada siswa yang tidak memperhatikan ketika kita sedang menerangkan, maka coba kita tegur dengan budaya simpatik ini. Pertama senyum, kemudian sapa siswa kita dengan sopan dan santun. Saya rasa dengan cara seperti ini, akan memberikan dampak perubahan yang lebih cepat kepada siswa dibanding kita langsung memberikan teguran yang kasar kepada siswa kita yang tidak memperhatikan saat kita menerangkan pelajaran.
Harapannya, tidak ada lagi berita di televisi yang memberitakan seorang siswa menganiaya gurunya karena dendam. Akhirnya selamat tinggal guru killer, selamat datang guru baik. Untuk masa depan anak didik kita, jadilah guru yang baik.
Rizki Aminullah
Alamat : Jl. Negla, No. 38A/171B, Kel. Isola, Kec. Sukasari
Bandung 40154
Telp: 0817710122